|

Imigrasi Tobelo Dalami Keterangan 10 WNA

Kepala Seksi Lalulintas dan Status Keimigrasian Tobelo Hendra Adhiwibowo
TOBELO, BRN – Sepuluh Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina yang diamankan Imigrasi Tobelo Kabupaten Halmahera, Senin (23/4) kemarin hingga saat ini masih menjalani pemeriksaan.

Kepala Seksi Lalulintas dan Status Keimigrasian Tobelo Hendra Adhiwibowo mengatakan, penangkapan terhadap 10 WNA tersebut merupakan hasil koordinasi dengan instansi terkait. Imigrasi Tobelo masih mendalami indikasi aktivitas yang dilakukan oleh 10 WNA apakah termasuk dalak kategori  imigran atau nelayan.

“ Mereka ini bekerja sebagai nelayan biasa atau di bawa kendali perusahaan. Apakah satu perusahaan atau tidak, itu masih didalami,” kata Hendra, Senin (23/04/2018) di kantor imigrasi Tobelo

Hendra menuturkan, penangkapan terhadap 10 WNA ini dilakukan di kediaman mereka. Ke 10 imigran ini menggunakan 8 kapal untuk melakukan aktivitas. “ Sejauh ini bukti-buktinya masih berdasarkan keterangan yang bersangkutan. Namun kami masih menunggu hasil dari tim pemeriksa,” ujarnya.

Selain 10 WNA diamankan, kata Hendra, pihaknya masih menyelidiki 10 WNA lain karena menurut informasi 10 WNA yang diduga rekan senegaranya itu selalu berpinda tempat tinggal. “ Mereka diduga warga Filipina, dan masih menunggu identifikasi dari Konjen kami,” akunya.

Sementara itu, salah satu WNA Aryel menggaku,  dirinya berada di Kecamatan Patani Kabupaten Halteng sekitar 2 tahun lalu. Kedatangannya di Patani itu tanpa ada permintaan dari pengusaha atau perusahaan ikan mana pun. Aryel mengatakan, pekrjaan kesehariannya sebagai nelayan. “ Saya kerjanya cuma mancing ikan,” katanya.

Lanjutnya, ikan hasil pancingan tersebut kemudian dijual ke kapal yang sering datang membeli ikan. “ Saya tidak ada kontrak dengan perusahaan manapun,” tutup Aryel (Shl/red)
Komentar

Berita Terkini