|

Kapolres: Dugaan Pemalsuan Dokumen APBD Morotai Dalam Proses Lidik

Kapolres Pulau Morotai, AKBP. Andri Iskandar (foto istemewa)

MOROTAI, BRN - Kasus dugaan pemalsuan dokumen Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) induk 2018 saat ini dalam tahap proses lidik. Hal ini dikatakan Kapolres Pulau Morotai, AKBP Andri Iskandar.

Kepada sejumlah awak media, Selasa (6/3/2018) orang nomor satu di jajaran Polres Morotai ini mengungkapkan baru terdapat dua orang anggota DPRD yang melapor ke Polres terkait dugaan pemalsuan tandatangan 20 anggota DPRD dalam dokumen APBD. “Baru dua orang anggota DPRD yang melapor, sisanya belum melapor,’ ucapnya.

Menurutnya, dugaan kasus pemalsuan tandangan 20 anggota dalam dokumen APBD, tidak serta merta langsung diproses lebih lanjut, tapi butuh waktu yang cukup lama, karena untuk membuktikan siapa dibalik kasus tersebut butuh banyak saksi untuk dimintai keterangan untuk membuktikan siapa dibalik kasus tersebut. “Prosesnya kasusnya cukup panjang,” katanya.

Lanjutnya, jika terdapat anggota DPRD lainnya melapor di kasus yang sama, maka bakal dijadikan satu laporan disesuaikan dengan laporan dua anggota DPRD yang telah melapor dulua. “Jika anggota DPRD lainnya melapor, maka bakal dijadikan sebagai saksi,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu dua anggota DPRD, yakni Mic Bill Abdul Aziz dan Ajudin Tanimbar, kedua anggota DPRD dari komisi I secara resmi melaporkan dugaan pemalsuan tandangan mereka didalam dokumen APBD ke penyidik Polres. (Fix/red).
Komentar

Berita Terkini