|

Ini Alasanyan Pemekaran Pulau Rao Jadi Kecamatan Dibatalkan


Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Rasmin Fabanyo

 MOROTAI,BRN - Ribuan warga di sejumlah Desa di Pulau Rao keluhkan tindakan sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabubapten Pulau Morotai  , bagaman tidak, hanya gara-gara ulah sejumlah anggota DPRD yang malas berkantor, impian mereka yang selama ini untuk pemekaran Kecamatan baru di Kabupaten Pulau Morotai terancam dibatalkan. 

Dibatalkannya Pulau Rao menjadi Kecamatan dibenarkan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Rasmin Fabanyo kepada reporter Brindonews.com Kamis (22/3/2018) mengungkapkan, pemekaran Pulau Rao menjadi Kecamatan akhirnya dibatalkan. Pemicu dibatalkannya Pulau Rao sebagai Kecamatan lantaran anggota DPRD jarang berkantor. 

Kondisi ini menyebabkan anggota DPRD yang berkantor tidak bisa melakukan rapat koordinasi soal pemekaran Pulau Rao menjadi Kecamatan."Kita mau lakukan pemekaran bagaimana, lintas koordinasi saja tidak ada, karena hanya sebagian anggota DPRD yang berkantor,"ucapnya.

"Ada yang hanya sibuk mempublikasi hal-hal melalui akun facebooknya. Ini adalah DPRD zaman now, karena tidak pernah berkantor, coba kalau ada anggota DPRD, pasti ada lintas koordinasi soal kegiatan-kegiatan apa yang akan dilaksanakan, "kesal Rasmin.

"BK juga sudah pernah tegur anggota DPRD yang malas bekantor, tapi tidak ada perkembangan, ini soal kepedulian dan respect sebagai anggota DPRD yang seharusnya sadar diri,"cetus Rasmin.

Rasmin lantas menyesalkan sikap para anggota DPRD yang malas berkantor, karena kendati malas berkantor. Namun, haknya seperti gaji dan sebagainya tetap diterima." Jika anggota DPRD berpikir ini imbas dari kebijakan bupati kenapa tidak masuk kantor, seharusnya cari solusi dan rapatkan barisan, bukannya tidak masuk kantor dan hanya ambil gaji dan SPPD,"terang Rasmin sembari mengatakan para anggota DPRD yang selalu berkantor, yakni Suaib Hi Kamil, Antasari Alam, Fahri Haerudin, Marhaban Safi, Mic Bill Abdul Aziz, Ajudin Tanimbar, Bahrudin Burhan. (Fix)




Komentar

Berita Terkini