|

Emrus : Langka KPK Yang Menetapakan Calon Gubernur Sebagai Tersangka Patut Diapresiasi


Pakar Hukum Komunikasi Politik Emrus Sihombing

TERNATE,BRN - Langka yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan menetapkan salah satu calon gubernur Malut Ahmad Hidayat Mus dengan kasus dugaan tidak pidana korupsi bandara Bobong diberikan apresiasi, ungkap Pakar Hukum Komunikasi Politik Emrus Sihombing kepada redaksi brindonews via WhatsApp, Rabu (14/3/2018.

Menurutnya, langka KPK susai dengan undang-undang, sebab dalam penetapan tersangka itu yang pastinya KPK sudah memiliki dua alat bukti kuat untuk menetapkan AHM sebagai tersangka. “ bisa jadi dari sekian calon gubernur, bukti AHM sudah cukup sehingga KPK bakal harus menetapkan sebagai tersangka.  

Kata dia, siapapun yang terllibat baik itu kandidat gubernur ataupun siapa tetap harus diproses sesuai hukum yang berlaku.  Perlu diketahui Indonesia sekarang sudah darurat korupsi. Seorang kandidat yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu sudah mencerminkan akan tidak di pilih oleh masyarakat, sebab ketakutan karena sudah tidak lama lagi akan di tahan.

Sprindik itu dikeluarkan setelah kelima pimpinan KPK menggelar gelar perkara dan sepakat meningkatkan status salah satu calon gubernur itu ke tahap penyidikan.  “ Salah satu calon Gubernur Maluku Utara berinisial AHM, itu menandakan bahwa KPK serius menyelesaikan penyakit korupsi yang ada di bangsa ini. “ KPK diminta untu segera mengeksekusi pelaku-pelaku korup yang selama ini dibiarkan bebas bekreliaran (emis/red)

Komentar

Berita Terkini