|

Empat Saksi Diperiksa Panwaslu Soal Bagi-Bagi Uang di Anak Yatim

Ketua Panwaslu Kota Ternate, Rusli Saraha

TERNATE, BRN
– Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Ternate kembali melakukan pemeriksaan terhadap empat saksi terkait dugaan pelanggaran pemilu dengan cara membagi santunan anak yatim yang dilakukan pasangan calon (Paslon) Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar (AHM-Rivai) di kediaman AHM jalan Mononutu Kelurahan Stadion Ternate Tengah belum lama ini.

Pemeriksaan empat saksi itu diantaranya, Ali Waridin, Mita, Ahamdi Nwi Alim, dan Sofyan Abas dan dipusatkan di kantor Panwaslu Kota Ternate Kelurahan Tanah Tinggi Kota Ternate Selatan, Selasa (27/3/2018).

Ketua Panwaslu Kota Ternate, Rusli Saraha mengatakan, ketiga saksi yang diperiksa tersebut lantara terlibat dan ikut serta dalam membagikan amplop yang berisi uang kepada anak yatim. “ Ketiga nya secara langsung turut membagikan amplop yang ada uang itu, sedangkan untuk Sofyan Abas diperiksa karena penanggung jawab acara atau hajatan santunan terhadap anak yatim,” kata Rusli.

Rusli menyebutkan, berdasarkan hasil klaifikasi sebelumnya terhadap saksi Nasrah memang disebutkan pembagian amplop yang berisi uang itu bersumber alias suruhan dari calon gubernur (Cagub) Ahmad Hidayat Mus (AHM). Sementara saksi Mita memperoleh amplop itu dari tangan Nasrah, kemudian Mita membagikan kepada saksi Ahamdi Nwi Alim untuk membagikan ke anak yatim.

Ahamdi Nwi Alim saat itu statusnya sebagai menertibkan jalannya acara santunan, Ahamdi juga mengaku kalau itu amplop diperoleh Mita kurang lebih 15 amplop untuk diteruskan ke anak yatim,” imbuhnya.

Kata dia, pihaknya akan mengagendakan pemanggilan terhadap dua saksi lainya yaitu Ratna dan Marni untuk dimintai klarifikasi pada Kamis 29 Maret 2018 mendatang. “ Dua saksi ini statusnya sebagai penerima santunan, karena saat itu anak mereka juga menerima uang,” ucapnya. (emis/brn).
Komentar

Berita Terkini