|

Sekprov Nilai Plt Gubernur Tak Faham Aturan



Sekda Malut, Muabdin H Radjab                Plt Gubernur Malut, M Natsir Thaib
TERNATE, BRINDOnews.com – Menanggapi usulan rolling pejabat eselon II,III dan IV  yang dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Malut, M Natsir Thaib melalui sekertaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jamdi, dinilai cacat hukum dan terkesan poltis.

Usulan yang diajukan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemndagri), tanpa sepengetahuan Sekretaris Daerah H. Muabdin H. Radjab selaku pembina Pegawai Negeri Sipil dilingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara serta kepala BKD Malut Irwanto Ali

“ Usulan pergantian jabatan itu tidak ada kooddinasi, bahkan tiadak tau siapa yang usulkan, karena Tim Penilai Kinerja dan BKD, Asisten dan Staf Ahli tidak dilibatkan, saya selaku Sekda sendiri tidak dilibatkan. Merasa kaget saat mendengar Plt Gubernur mengusulkan pergantian jabatan. Perlu diketahui usulan tersebut tidak sesuai mekanisme dan prosedural,bahkan sudah melanggar aturan ” tegas Muabdin, Rabu (28/2/2018).

Kata dia, sejauh ini tidak ada kekosongan jabatan baik itu eselon II,II maupun IV. Jadi usulan rolling, apakah maksud dan tujuan Plt Gubernur melakukan rolling, ataukah ini ada kepentingan politik pada momentum pemilihan kepala daerah. “ Kalau dilakukan pergantian jabatan harus dilakukan assesment, pemberitahuan dan lelang jabatan itu persyaratannya, bukan diam-diam kemudian diusulkan tanpa sepengetahuan kita di internal,” cecarnya.
 
Lanjut Muabdin, evaluasi jabatan baru tahun kemarin saja dilakukan, minimal dua tahun baru di evaluasi. Itu sebab usulan pergantian pejabat improsedural. “ kalau dipaksakan saya sendiri akan mengambil langkah apabila ini dipaksakan,” tukas Muabdin.

Ia menambahkan, apa yang diusulkan tidak melalui mekanisme dan menabrak aturan, sebab ada mekanisme yang harus ditempuh dalam hal pengusulan pergantian jabatan. “ Ini belum sampai dua tahun kok tiba-tiba Plt gubernur seenaknya melakukan pergantian jabatan, malah SKPD hasil assesment mau dinonjobkan ini menyalahi aturan,”  ujarnya. (ces/red)
Komentar

Berita Terkini