|

Penerimaan Polri SIPSS Tidak Di Pungut Biaya


TERNATE, BRINDOnews.com - Kepolisan Negara Republik Indonesia Daerah Maluku Utara (Malut) Gelar Penandatanganan Pakta Integritas Panitia maupun peserta dan pengambilan sumpah seluruh panitia dalan penerimaan Sekolah Inspektur Sumber Sarjana (SIPSS) tahun 2018 

"Sebelumnya kami sudah membuka pendaftaran secara online penerimaan SIPSS mulai (16-21/01/2018) dan di tutup (01/02)2018) langsung di verifikasi dan hari ini kami sudah mendapatkan tiga peserta dari Polda Malut, dari sarjana, teknik informatika, S2 Sikologi, dan S1 kedokteran umum" ungkap kepala bagian (Kabag) Dalpers. Ajun komisaris polisi (AKBP) Rio Tangkari di dampingi Kabag Humas AKBP Hendri Badar dalam Press releasenya sabtu (03/02/2018) pukul 11 00 WIT di Mapolda Malut


Lanjut Rio prinsip penerimaan ini yang di tekankan pimpinan bawaannya penerimaan atau seleksi di lingkungan polri, kami selalu mengedepankan prinsip. Bersih, Transparan, Akuntabel, Dan Humanis (BETAH) serta Clear and Clean

"Setelah di lakukan penandatanganan, di lanjutkan dengan pemeriksaan administrasi, kesehatan, mental kepribadian, kesehatan luar dan dalam, tes psikologi, kalu lulus di daerah peserta akan di kirim di tingkat pusat" Ungkap Rio

Jumlah peserta pendidikan di seluruh Indonesia sebanyak 50 orang dan jumlah kuota Polda Malut sesuai DIPA Biro SDM Sebanyak delapan orang

" Polda Malut membuka pendaftaran untuk se-Indonesia, karena non domisili, pendaftaran online yang di terima panitia sampai penutupan, hanya tujuh orang yang mendaftar online, dalam memasukkan persyaratan hanya tiga yang memenuhi syarat" katanya

Rio menambahkan dari tiga orang yang berhak melanjutkan ke seleksi s semua berasal dari Malut, Disentil mengenai adanya informasi beredar di masyarakat adanya pihaknya yang akan meloluluskan peserta dengan jaminan unag ratusan juta, Rio menanggapi secara serius, " saya perlu tegaskan, mendaftar polisi, mengikuti seleksi, bahkan sampai lulus seleksi, tidak di pungut biaya sedikitpun" tegasnya

" Memang masih banyak pihak-pihak yang memanfaatkan situasi seperti ini, menawarkan jasa, untuk meluluskan, bisa merekomendasikan, bahkan sampai informasi terakhir kemarin ada yang mengatasnamakan Karo ADM, Polda Malut, menawarkan untuk lulus dengan imbalan sekian ratus juta," (Shl/red)
Komentar

Berita Terkini