|

Fachri Dihadirkan Sebagai Saksi dalam Sidang Bawaslu

Keterangan Gambar: Fachri Sangadji saat memberikan kesaksian di sidang Bawaslu


TERNATE, BRINDOnews.com – Sidang kasus sengketa pemilu kembali digelar di ruang sidang Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara Kelurahan Tabona Ternate Selatan, Jumat (23/2/2018).

Dalam sidang kali ini pihak pemohon menghadirkan Sekretaris Partai Demokrat Fachri Sangadji sebagai saksi. Fachri yang juga sebagai wakil ketua tim pemenang pasangan calon (paslon) Burhan Abdurahman dan Ishak Jamaludin (Bur-Jadi) hadir didampingi kuasa hukum Bur-jadi, Sarman Saroden.

Pantuan reporter brindonews.com dilokasi, Fachri dicecar sejumlah pernyataan baik dari pihak terkait (paslon AGK-YA) dan Bawaslu. Sidang tersebut sempat terjadi adu mulut antara kuasa hukum pemohon Sarman Saroden yang tidak menerima pihak terkait melayangkan pertanyaan yang dinilai melebih ambang batas (menggali informasi lebih jauh). Akibatnya, kedua pihakpun saling adu mulut. Fachri dihadirkan sebagai saksi guna memberikan keterangan terkait surat klarifikasi rekomendasi ganda Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).


Keterangan: Kuasa Hukum Bur-Jadi, Sarman Saroden 
Fachri menjelaskan, sebelum pendaftaran paslon Burhan Abdurahaman dan Ishak Jamaludin mendaftarkan diri ke KPU, pimpinan partai mitra koalisi berkumpul dan membahas tentang dukungan terhadap paslong yang diusung.

“Kami semua berkumpul Pak Bur punya rumah sebelum mendaftar, ketua dan Sekretaris PKPI juga turut hadir. Kami sepakat bahwa paslon yang diusung adalah Bur-Jadi,” jelas Fachri disela-sela jalannya sidang.

Dirinya juga mengaku, informasi terkait pembatalan dukungan PKPI itu diketahui melalui media masa. “saya kafer di media,” akunya tanpa menjelaskan secara rinci kapan Ia mengkafer informasi tersebut. (emis/red).


Komentar

Berita Terkini