|

Empat Pengedar Barang Haram Diringkus Sat Narkoba Polres



TERNTE, BRINDOnews.com - Empat tersangka pengedar narkotika golongan satu jenis ganja dan sabu akhirnya berhasil diringus Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ternate.

Kapolres Ternate, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Kamal Bahtiar didampingi Kepala Satuan (Kasat) Narkoba, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Azis Ibrahim Muamar saat melakukan pres release di ruang Sat Narkoba Polres Ternate, Rabu (7/2/2018) mengatakan, empat tersangka, AM (25), RS (31) dan EK (30) serta IA (45) yang merupakan IRT tersebut, diringkus tim Narkoba setelah mendapat informasi adanya transaksi narkoba dari masyarakat.

Kapolres menjelaskan, untuk krononlogi penangkapan ke empat tersangka ini, anggota terlebih dahulu meringkus tersangka AM pada 19 Januari 2018 lalu sekitar pukul 15:00 Wit pada salah satu kos-kosan yang berada di lingkungan Jan, Kecamatan Kota Ternate Selatan dengan barang bukti berupa dua linting ganja serta satu bungkus rokok surya pro.
“Tersangka AM ini kita ringkus berbeda dengan tiga tersangka lain, dan mereka tidak ada keterkaitan,” ungkap Kamal.

Sementara untuk kasus narkotika golongan satu berjenis sabu, anggota terlebih dahulu meringkus RS pada 3 Feruari 2018 sekitar pukul 22:30 Wit bertempat di lingkungan Sango Kecamatan Kota Ternate Utara, dengan barang bukti satu henpone, satu bong, satu pireks kaca, dua korek api, dua sachet plastik, satu cotton buds, serta uang tunai senilai Rp.830.
Dari penangkapan AM, anggota langsung melekukan pemeriksaan dan kembali berhasil meringkus EK pada (04/02/2018) pukul 15:00 Wit di lingkungan Sangaji, Kecamatan Ternate Utara dengan barang bukti berupa, satu blastik bening ukuran kecil narkotika, satu bong, satu gunting, satu korek api, satu pipet/sedotan.

Menurut Kapolres, dari hasil penangkapan dua tersangka tersebut, anggota kembali meringkus satu IRT dengan inisial IA di lingkungan Facei, Kelurahan Sangaji Utara pada 4 Februari 2018 pada 11:00 Wit dengan barang bukti lima sachet plastik sabu dengan berat 4,58 Gram, satu pembungkus rokok, satu henpone nokia beserta kartu sim.

“IRT beserta dua rekan yang kita amankan ini merupakan pemain lama yang telah masuk sebagai target operasi (TO). Bahkan, salah satu dari mereka yakni EK juga sempat ditangkap BNNP dan baru bebas pada beberapa bulan lalu dengan kasus yang sama,” tegas Kapolres.

Kamal juga menegaskan, saati ini keempat tersangka yang merupakan bandar ganja dan sabu ini masih terus dilakukan pengembangan secara maraton oleh penyidik untuk mengetahui tersangka-tersangka lain yang masih berkeliaran.

“Saya yakin masih ada orang lain di balik mereka, untuk tiga tersangka AM, RS dan EK kita jerat dengan pasal, 114 ayat (1) atau pasal 122, ayat (1) atau pasal 127 ayat (1) huruf a UU 35 tahun 2009 tantang narkotika, sementara IRT dengan inisial IA dijear dengan pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) atau pasal 131 ayat (1) huruf a UU 35 tahun 2009 tantang narkoba dengan ancaman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun penjara,” tutup Kapolres (Shl/red)

Komentar

Berita Terkini