|

Bawaslu Ancam Diskualifikasi Paslon Yang Gunakan APBD Saat Kampanye

Keterangan Foto: Ketua Bawaslu Malut, Muksin Amrin ketika di wawancarai sejumlah wartawan, Kamis (22/2/2018)

TERNATE, BRINDOnews.comKetua Bawan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Maluku Utara, Muksin Amrin mengancam diskualifikasi terhadap pasangan calon (paslon) yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dalam setiap tahapan kampanye. Ini diketahui setelah dikabarkan salah pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur menggunakan APBD dalam mengekpos pemberitaan tentang prospek kampanye di media cetak dan online. 

“ Tidak bisa, masa kampanye menggunakan uang rakyat,” ungkap Muksin usai melakukan sidang gugatan sengketa pemilu yang layangkan pasangan calon (paslon) Burhan Abdurahman dan Ishak Jamaludin (Bur-Jadi) diruang sidang Bawaslu, Kamis (21/2/2018).

Kata dia, ada dua hal yang dapat mediskualifikasi pasangan calon, sebagimana diatur dalam pasal 71 ayat 3 dan 4 terkait dengan kepala daerah (petahana) melakukan roling jabatan kemudian petahana melakukan kegiatan kampanye menggunanakan fasilitas daerah.

“ Misalnya menggunnakan APBD karena kepentingan politik, mengkolrdinir seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), itu bisa di diskualifikasi kalau memang ditemukan panwaslu atau istilahnya dilaporkan ternyata anggaran itu bersumber pendapatan daerah,” ujarnya

Menurutnya, dua poin yang tercantum dalam pasal 71 ayat 3 tersebut merupakan hal penting untuk diketahui dan dipatuhi setiap paslon. Bawaslu berkewajiban mengingatkan kepada paslon yang berstatus petahana, karena berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang pilkada yang menegaskan konsekuensi pembatalan pasangan calon.

Untuk membuktikan kebenarannya, Bawaslu akan melakukan pertemuan secara internal dengan pihak terkait guna melakukan penyelidikan terhadap dugaan penggunaan APBD dalam tahapan kampanye yang dilakukan salah satu pasangan calon. (emis/red).
Komentar

Berita Terkini