|

AHM Bisa Dieksekusi Jika Berkeputusan Hukum Tetap


 Kasipenkum Kejati Malut, Apris R. Ligua

TERNATE, BRINDOnews.com - Meski di vonis bebas murni dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ternate pada 13 Juni 2017 lalu, akan tetapi belum bisa dikatakan Ahmad Hidayat Mus (AHM) bernafas legah.

Buktinya, hingga saat ini kasasi atau upaya hukum yang dilakukan jaksa penuntut umum (JPU). Sebelumnya, mantan Bupati dua periode Kepulauan Sula itu dituntut 5 tahun penjara. Namun dalam tuntutan tersebut diabaikan Hakim karena tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dalam melakukan tindak pidana, sebagaimana yang di dakwakan JPU.

Menyikapi hal tersebut, Kasipenkum Kejati Malut, Apris R. Ligua mengatakan, pihaknya siap menindak lanjuti terhadap kasus hukum yang melilit AHM. Akan tetapi Kejati Malut belum bisa berbuat banyak karena masih putusan Mahkama Agung (MA). " Pada intinya jaksa itu pelaksanaan, eksekusi itu kapan saja ada putusan harus segera dilaksanakan," ucap Apris saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/2/2018).

Kata dia, apabila ada putusan dari MA baik itu dalam masa berkampanye Cagub dan Cawagub, Kejati Malut akan melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan karena bukan lagi kasus atau hal baru. "Iya, akan kita panggil," singkat Apris.

Menurutnya, kasus yang yang melilit AH tersebut sifatnya eksekusi dan bukan laporan yang atau tindak pidana korupsi yang diproses dari awal. Sehingga pihaknya harus mengumpulkan bukti-bukti. "Hasil dari putusan suatu sidang itukan harus dilaksanakan," tegasnya.

Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Malut, Syahrani Somadayo mengatakan, terkait dengan diskualifikasi AHM sebagai calon gubernur Malut akan dilakukan jika yang bersangkutan sudah menyandang keputusan hukum tetap.

"Itukan nanti dilihat aturannya seperti apa dan sampai kapan masa berlaku putusan itu karena tahapan-tahapannya, mana bisa diganti dan mana yang bisa eksekusi," kata Syahrani saat dikonfirmasi reporter Brindonews.com via handphone, Kamis (8/2/2018). (emis/red)

Komentar

Berita Terkini