|

Ada Modus Baru Penyelewengan DD di Halsel

Pertemuan Antara Masyarakat Desa Akedoba da Komisi I DPRD Kabupaten Halsel 


LABUHA,BRINDOnews.com – Rupanya ada modus baru yang sengaja di mainkan karateker Kepala Desa Akedoba Kecamatan Mandioli Utara, Fredika Kupang dalam mengelola Dana Desa, untuk menghindari kecurigaan kepala Desa  menuding ada orang yang sengaja mencuri dana desa senilai Rp 110 juta.  Hal ini terbukti saat Badan Pemberdayaan Desa (BPD) beserta sejumlah warga Akedoba mengunjungi kantor DPRD Halsel dengan tujuan melaporkan hal tersebut ke Komisi I.

Dalam pertemuan, masyarakat Akedoba menceritakan kronoligis hilangnya anggaran senilai Rp 110 yang itu sudah digunakan kepala desa untuk membeli satu unit mobi, setalah anggaran habis terpakai demi kepentingan pribadi kepala desa, langsung mencurigai ada oknum yang mencuri uang tersebut.

Ketua Komisi I DPR Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara, Abdulah Majid kepada wartawan diruang kerjanya Selasa (20/2/2018) membenarkan hal tersebut, apa yang disampikan masyarakat Akedoba itu akan ditindaklanjuti. 

Mestinya anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan fisik yang sudah diprogramkan, akan tetapi hingga saat ini tidak ada pembangunan fisik di Desa Akedoba. "Kasus ini terungkap saat sejumlah warga Akedabo mengadu ke Komisi I, ini modus terbaru yang diduga dilakukan Kades".

Kata dia, dalam waktu dekat Kepala Desa Akedoba akan dipanggil untuk menghadap serta dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, untuk menjelaskan realisasi angaran tersebut.

Terpisah salah satu warga desa Akedoba Yorda Kupang, dihadapan ketua Komisi Abdul Madjid, Muhammad Abusama, Gafar Tuanane, Ketua BPD Akedabo ini mengatakan, atas penjelasan Kepala Desa Fredrika Kupang, lantaran uang tersebut hilang, sejumlah program fisik tak bisa dibangun. "uang tersebut sudah hilang katanya, jadi untuk pembangunan Desa tidak ada sama sekali, padahal Kades kami lihat sudah ada mobil baru. Kami minta DPR bantu kami." harapnya. (echa'L/red)

Komentar

Berita Terkini