|

8 Bulan Nunggak Iuran, PLN Putuskan Aliran Listrik di PDAM Morotai

Dirut PDAM Morotai, Jerry Joe
MOROTAI, BRINDOnews.com - Perusahan Listrik Negara (PLN) unit Pulau Morotai terpaksa mengambil langkah tegas dengan memutus jaringan listrik di pusat saluran Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) yang terletak di Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan (Morsel). Langkah PLN dengan memutus jaringan listrik, karena selama delapan bulan pihak PDAM menunggak iuran listrik.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Pulau Morotai, Jerry Joe saat dikonfirmasi membenarkan, aliran listrik di saluran PDAM telah diputuskan. Ini dikarenakan memiliki tunggakan sebesar Rp 170 juta. “ Sebelum pemutusan dilakukan, pihak PLN telah menghubungi saya, tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa, karena anggaran untuk membayar iuran listrik tidak ada,” katanya, Jumat (23/2/2018).

Penyebab iuran listrik tidak bisa dibayar, kata dia, karena anggaran pemasukan dari pelanggan mengguna air dari PDAM sering menunggak iuran, sehingga PDAM tidak mampu membayar tunggakan iuran listrik.

“ Saya heran dengan pelanggan air di Morotai, tunggakannya tidak mau di bayar, sementara jika air tidak mengalir pelanggan mara, ini kan tidak adil, jika pelanggan membayar iuran air setiap bulan berjalan, maka tidak mungkin iuran listrik tidak tertunggak seperti ini, hingga berujung pada pemutusan listrik,” kesalnya.

Dia menjelaskan, para pelanggan PDAM sebanyak 2.447. Jika mereka tidak menunggak iuran, maka sudah pasti tidak muncul persoalan (pemutusan listrik red), karena jika pelanggan membayar iuran tepat waktu maka, pemasukan setiap bulan berjalan untuk PDAM sebesar Rp 130 juta.

“ Pembayaran iuran air setiap bulan berjalan tidak sampe 50 persen, bagaimana bisa bayar iuran listrik sementara pelanggan air saja seperti ini,” urainya.

Terkait dengan pemutusan jaringan listrik, dia mengaku bakal menyurat ke Pemda untuk meminta anggaran agar untuk melunasi tunggakan iuran listrik tersebut. (Fix/red)

Komentar

Berita Terkini