|

Sikap PKPI Tergantung Arahan DPN


TERNATE, BRINDOnews.com - Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan Dan Persatuan indonesia (PKPI) Provinsi Maluku Utara (Malut), Masrul Hi. Ibrahim kepada wartawan Senin, (8/1/2018) usai menghadiri pendaftaran Bur-Jadi mengatakan, terkait dengan rekomendasi PKPI yang sebelumnya diberikan  kepada pasangan Bur-Jadi,  akan tetapi saat perjalanan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) membatalkan dan memberikan kepada paslon AGK-YA itu harus di taati.

Kata dia, apabila benar adanya DPN PKPI kembali mengeluarkan rekomendasi kepada AGK-YA,  semua pengurus harus tunduk dan patuh terhadap kebijakan pimpinan tertinggi partai. “ Meski begitu hingga saat ini belum ada arahan dari pimpinan pusat, apabila ada arahan dari pimpinan tertinggi, dipastikan kaders PKPI tetap menjalankan “, katanya.

Dengan lantang Masrul mangatakan, sebagai jendral lapangan saya akan tetap amankan kalaupun diperintahkan panglima tertinggi untuk mendukung ke AGK. Rencananya di tanggal 10 nanti, paslon AGK-YA akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan bila dirinya sudah mendapat instruksi dari DPN,  sebagai perwakilan di daerah,  pihaknya akan ikut bergabung dan mengawal pendaftaran AGK-YA.

Masrul menambahkan, Surat B1-KWK itu sudah masuk ke pasangan AGK-YA tetapi  selaku ketua wilayah belum ada penyampaian dari pusat. “ KWK1 sudah ke pasangan usungan partai, tapi saya belum dapat arahan dari pusat “, tambahnya.

Sementara itu Calon Gubernur Malut,  Burhan Abdurahman mengaku, surat pembatalan dukungan diketahui melalui pemberitaan media masa, akan dirinya belum menerima surat pembatalan yang dimaksdu. “ Yang saya tau,  PKPI sejak awal telah membangun koalisi dukungan kepada BUR-JADI. Yang lainnya saya tidak tau “, singkat Burhandan. (Shl/red)
Komentar

Berita Terkini