|

PPP Versi Salim Ilegal

Foto: Ketua Wilayah PPP Maluku Utara, Muhammad Ridwan Tjan  

TERNATE, BRINDOnews.com
– Ketua Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku Utara, Muhammad Ridwan Tjan menilai pengurus Salim Halik cs sebagai Ketua Wilayah PPP kubu Djan Faridz “abal-abal” yang mengatas namakan partai yang berlambang ka’ba.

“Tidak ada lagi dualisme, dan itu sudah selesai,” ungkap Ridwan saat ditemui di kantor PPP Kelurahan Soasio Kecamatan Kota Ternate Tengah, Rabu (24/1/2018).

Ia menyebutkan, PPP dibawa kepemimpinan Djan Faridz tidak lagi diakui pemerintah maupun secara hukum. Dengan kata lain, saudara Djan Faridz tidak memiliki legal standing yang sah. Upaya kasasi yang dilakukanpun ditolak PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) dan MA (Mahkama Agung) pada 2016 silam. “Upaya kasasi terkait dengan UU parpol ke PTUN dan MA itu empat kali ditolak,” cetusnya

Dirinya juga menegaskan, dualisme Partai Pembangunan Pembangunan (PPP) antara kubu  Muhammad Romahurmuziy (Romi) dan Djan Faridsz sudah dinyatakan selesai. Kisruh dualisme PPP ini hanya dimainkan oknum-oknum yang sengaja mengacaukan internal partai. Tak hanya itu, Ridwan yang juga anggota DPR Provinsi ini tak segan-segan memecat kader yang mengembangkan keputusan partai.

Namun, apabila ada meraka masih mengatakan mempimpin PPP itu pengurus yang ilegal dan cacat hukum, sebab semua prosedur sudah selesai.

“Saya tegaskan PPP yang sah adalah dibawa kepengurusan pak Romi, bukan Djan Faridz atau Salim Halik,” tegasnya sembari mengatakan siap untuk melaporkan ke kepolisian jika Salim Halik cs terus bersikuku membawa nama partai. (emis/red)
Komentar

Berita Terkini