|

Kejari Halsel Bidik Kades Indari


Kasipidsus Kejari Halsel, Zico Extrada

LABUHA,BRINDOnews.com  -  Paska terkuaknya sejumlah kegiatan Fisik Desa Indari Kecamatan Bacan Barat Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara, diantaranya pembangunan 20 MCK yang diperuntuhkan untuk Warga berpenghasilan rendah. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Halsel mulai menelusuri anggaran penggunaan Dana Desa (DD) Indari.

Kasipidsus Kejari Halsel, Zico Extrada kepada wartawan Minggu (28/1/18) menegaskan, sebagian data sudah dikantongi terkait penggunaan DD Desa Indari dibawa kepimimpinan Djufri Arif sebagai kepala Desa. Data yang ada sudah diserahkan ke bagian intelijen, meski begitu sebagian masih dalam tahap penyidikan beberapa bukti pencairan DD ke Dinas Keuangan serta LPJ ke DPMD.

Kata dia, untuk pulbaket dan puldata, MCK juga masuk dalam target audit, Kejari akan lihat berapa anggaran, begitu juga program fisik lainnya yang menggunakan DD. Bukan hanya itu saja, masalah ini, kerja akan menurunkan tim dilapangan untuk mengambil data-data. Tegasnya.

sebanyak 20 Unit MCK yang disebarkan di bagian tertentu, sebagian di bangun di areal terbuka sebagian lagi di dalam rumah warga tanpa dinding dan atap. Miris lagi MCK tersebut dibiarkan terbuka tampak penutup Klosetnya sehingga warga terpaksa menutup dengan karung dan sejenisnya.


Kaur keuangan Desa Indari, Husen Daud menuturkan, jika pembangunan MCK tersebut hanya diperuntukkan untuk  warga yang berkebutuhan menengah kebawah alias tidak mampuh, ditanya soal anggaran Husen justru memilih no Coment. (echa'L)
Komentar

Berita Terkini