|

Kapolda: 10 Kabupaten/Kota Rawan Kecurangan



TERNATE, BRINDOnews.com - Pola pengamanan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Maluku utara (Malut) bulan Juni 2018 mendatang bakal di rubah menjadi tiap satu TPS di kawal satu petugas polisi dan dua Linmas.

Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Achmat Juri saat di temui wartawan di Mapolda Malut Selasa (23/01/2018) mengatakan, alasan perubahan sistem pengamanan di masing-masing TPS karena 10 Kabupten/Kota berpotensi kecurangan pada saat pelaksanaan pencoblosan serta perhitungan suara di TPS.

Achmat menuturkan, prinsipnya Polda tetap waspada kesiap siagaan yang dipastikan semua kandidat akan memperebutkan suara di 10 Kabupaten/Kota dan itu harus lebih diperketat sistem pengamanannya.


Untuk itu, dirinya berharap dengan adanya perubahan sistem pengamanan tersebit dapat meminimalisir kecurangan serta konflik yang terjadi di masing-masing TPS. Intinya pemilu kali ini harus bersih dari kecurangan. (Shl/alf).
Komentar

Berita Terkini