|

Halsel Masuk Peringkat Pertama Palnggaran ASN

Kasubag Hukum dan Hubungan antar lembaga Bawaslu Malut, Irwanto Djurumudi

TERNATE, BRINDOnews.comBerdasarkan hasil rekapitulasi pelanggaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Halmahera Selatan menempati peringkat pertama dengan mengoleksi 24 pelanggaran ASN, ungkap Kasubag Hukum dan Hubungan antar lembaga Bawaslu Malut, Irwanto Djurumudi saat ditemui sejumlah wartawan diruang kerjanya, senin (29/1/2018).


“ Dugaan pelangaran ASN dari hasil rekapitulasi Bawaslu berjumlah 58 kasus yang terdiri dari sepuluh Kabupaten/Kota, Halsel tercatat sebagai pelanggaran terbanyak pertama dan Kota Ternate berada di peringkat kedua dengan 12  kasus,” ungkap Irwanto diruang kerjanya.

Menurutnya, dari 24 kasus pelangaran ASN di Halsel itu diketahui setelah dilakukan kajian dan klarifikasi terhadap sejumlah oknum yang diduga melanggar kode etik ASN. Kehadiran oknum ASN ini diantaranya deklarasi paslon AGK-YA dan kehadiran pada acara sukuran paslon MK-Majhu yang diduga memenuhi unsur pelangaran.

Kata dia, dari hasil konfirmasi Bawaslu Malut dan Panwaslu Kabupaten Halsel, masih ada 3 kasus lainnya belum di periksa Panwaslu. “ Rencananya Panwaslu Halsel kembali ke Bacan dulu baru diagendakan pemeriksaan terdahap 3 ASN yang diduga terlibat polotik praktis itu,” katanya.

Terkait hal itu sambung Irwanto, Bawaslu Malut abakan segela meyerahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk ditindak lanjuti. “Bawaslu hanya merekomendasikan ke KASN. Bagaimana tahapanya bukan lagi tanggungjawab Bawaslu Malut,” tandasnya. (emis/red).
Komentar

Berita Terkini