|

Terlibat Politik Praktis Sejumlah SKPD Kota Ternate Bakal Diberi Sanksi


Ketua Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Muksin Amrin

TERNATE, BRINDOnews.com  Tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) gubernur dan wakil gubernur Provinsi Maluku Utata (Malut) tengah berjalan. Meski begitu sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Ternate secara terang-terang terlibat saat konvoi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara, BUR-JADI, beberapa hari lalu.

Menanggapi hal tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Maluku Utara, berjanji akan mengkroscek dan meminta bukti-bukti kepada Panwas Kota Ternate. Jika benar adanya keterlibatan oknum ASN akan ditindak secara tegas.

" Kita cek dulu ke Panwas Kota Ternate, jika itu benar dan kedapatan yang bersangkutan akan ditindak secara tegas ", kata Ketua Bawaslu Provinsi Maluku Utara Muksin Amrin, Kamis (7/12/2017). 

Selain keterlibatan ASN, kata Muksin, dirinya juga mengingatkan kepada Panwas Kota Ternate untuk melihat fasilitas yang digunakan untuk kepentingan politik. kepada Panwas Kota agar selalu intens memantau kinerja Burhan Abdurahman) dan Ishak Jamaludin. " Saya tidak akan biarkan ada pelanggaran, jika ini dibiarkan sedikit saja akan fatal akibatnya ", tegasnya.

Sebelumnya sekertaris Daerah Kota Ternate M Tauhid Soleman mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Ternate, untuk menjaga netralitas saat tiba musim Pemilu. " ASN tidak boleh hanya karena alasan cari selamat, ASN lalu tidak profesional lagi. “  saya kira ini bukan sebuah taktik atau strategi, ASN itu harus netral ", imbuh Tauhid di sela-sela Focus Groub Discusion (FGD) belum lama ini.

Kata Tauhid, jika ada ASN yang terlibat politik, diberikan sanksi tegas (pemecatan) kepada yang bersangkutan. " Saya ingatkan, aturan sanksi yang berkaitan dengan Pemilukada itu sangat berat”. ASN harus komitmen dengan Permen 53, UU nomor 05 tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara ", ujarnya. (emis/red)
Komentar

Berita Terkini