|

Desak Bawaslu Kroscek Keputusan KPUD Malut



Masa Pendukung Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Suryati Armayn- M Natsir Taib, Gelar Aksi Protes
TERNATE BRINDOnews.com  Meski Komsi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Malut, sudah menggugurka pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Suryati Armayn- M Natsir Thaib untuk mengikuti pilkda tahun 2018 nanti, akan tetapi keputusan tersebut dinilai sepihak. Akibatnya masa pendukung bakal calon melakukan aksti protes di depan kantor Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Senin (11/12/2017).

Mencermati Kinerja Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Malut, akhir-akhir ini, dinilai tidak profesional dan keluar jauh dari amanat ketentuan UU penyelenggaraan Komisi Pemilihan umum (KPU) Republik Indonesia (RI), ungkap Haryadi Kanan saat menyampaika orasinya. 

Masa aksi meminta Bawaslu Malut selaku pimpinan majelis sidang, untuk mengkroscek, kinerja KPU yang kurang cermat dalam hal administratif, dan juga tidak hati-hati dalam proses prosedur administrasi,akibatnya KPU di duga menghilangkan 55,236 dukungan SuryatiI-Manthab. Tim dan dukungan Suriyati-Mhantab atas data folmulir Mode B1 KWK yang di coret KPUD, Tanpa melalui verifikasi berkas B1 KWK bakal calon perseorangan", katanya.

"Kami juga mendesak KPU RI memanggil dan mengevaluasi serta mencopot seluruh komisioner KPUD provinsi Malut yang tidak profesional dalam pengawasan pemilihan umum di daerah malut" tutup Haryadi (shl/red)
Komentar

Berita Terkini