|

Bawaslu RI Lounching Pojok Pengawasan Pemilu


Foto Bersama Komisioner Bawaslu RI dan Malut Serta Wakil Wali Kota Ternate 



TERNATE, BRINDOnews.com – Lounching pojok pengawasan Pemilu di Kota Ternate, diresmikan langsung Ketua Koordinator Devisi Pengawasan dan Sosialisasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Muhammad Hafifudin, Kamis (21/12/2017).

Sambutanya Hafifudin mengatakan, pojok pengawasan pemilu merupakan ihktiar untuk membuat akses antara publik dengan Bawaslu. " Kalau ada masyarakat yang ke Bawaslu, tidak harus ketemu dengan komisionernya lagi. Dengan adanya wadah ini lebih mudah dalam melakukan pengawasan ", katanya. 

Kata dia, pojok pengawasan pemilu (Panwaslu) harus menjadi rumah bersama (publik), sehingga tidak menimbulkan kepentingan tertentu. " Siapapun dia yang mau datang, Bawaslu ataupun Panwas harus menerima mereka dengan baik. Masyarakat juga merupakan elemen penting dalam melakukan pengawas ", ujarnya. 

Menurutnya, pengawasan sejatinya harus menunggal dan sejajar dengan masyarakat, sehingga tugas dan kewajiban pengawas akan selalu berada pada orbitnya sendiri. " Kalau sudah ada jalan antara pengawas dan masyarakat, kita akan bisa mengatasi yang namanya kecurangan-kecurangan yang selama ini menjadi problem terutama di saat momen politik ", pungkas Hafifudin.

Ketua Panwaslu Kota Ternate, Rusli Saraha mengatakan, pesta demokrasi sejatinya sebuah pesta rakyat yang diadakan dalam hari-hari tertentu. " Tentunya kita menginginkan setelah berakhirnya pesta demokrasi semua akan merasakan senang, tentram dan damai ", ungkap Rusli.

Menurutnya, money politik dan politik kecurangan merupakan satu keutuhan sejati yang tidak dapat dipisahkan begitu saja. Akan tetapi membutuhkan integritas yang tinggi untuk mengatasi kedua hal tersebut. " Kedua hal ini memiliki siklus yang berkesenambungan cukup kuat. Ini tentunya sangat mempengaruhi perilaku masyarakat ", terangnya. 

Dalam mengatasi kedua problem tersebut, diperlukan konsentrasi dan integritas yang tinggi. Selain itu, peran aktif masyarakat dan seluruh stockholder dapat membantu guna melakukan pengawasan. " Ketika penyelenggara memiliki integritas yang kuat, saya hakul yakin kecurangan itu tidak akan mungkin terjadi dalam pemilu nanti ", harapnya. (emis/red).
Komentar

Berita Terkini