|

Diduga Terima Suap, KSOP Ternate Diciduk Tim Saber Pungli



Tim  Saber Pungli Ciduk KSOP Ternate Beserta Dua Kroninya, Barang Bukti Yang Amankan Polda Malut

Ternate Brindonews.com  Kepala Sahabandaraan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kota Ternate Hengky bersama satu orang stanya berinisial AR serta salah satu kontraktor BS alias Bonefasius di ciduk tim Saber Pungli Reserse Kriminal Khusu (Krimsus) Polda Malut pada Kamis 9 Nepomber di salah satu kamar Hotel Archy lingkungan Tana Raja. Penangkapan ini lantaran diduga kasus gertifikasi proyek Docking kapal perintis R-65 pangkalan ternate.

Ketua Tim Saber Pungli Polda Malut,  Komisaris besar Polisi Kombes Pol. Sam Y K  di dampingi Kepala Bagian Kehumasan AKBP Hedri Badar dan Dir Krimsus Kombes Pol. Masrur, menyampaikan pres rilis di kantor Dirkrimsus Polda malut Senin 13/11/2017, mengatakan, ketiga tersangka saat di tangkap tangan berhasil menemukan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 190.420.000 yang di kemas dalam Amplop , dua rangkap dokumen serta lima unit heandphone berbagai merek. 
  
Menurutnya, ketiga pelaku ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi menaikkan kasus tersebut dari penyidikan ke penyelidikan dan kini telah ditahan di sel tahanan Polda Malut," Ucapnya.

Lanjut Sam, setelah dilakukan pemeriksaan ketiga tersangka, polisi menetapkan Hengki dan Abdul sebagai tersangka penerima suap berdasarkan pasal 5 ayat 2 pasal 11 dan pasal 12 huruf D UU no 31 tahun 1959 dirubah dengan UU no 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 E 1E Khup ancaman hukuman 1 tahun maksimal 5 tahun dan pasal 12 B minimal 4 tahun maksimal 20 tahun.

Tersangka lain adalah Bonefasisus (Kontraktor) sebagai pemberi dan perantara yang dikenakan dugaan pasal 5 ayat 1 huruf a, serta pasal 5 ayat 1 huruf b serta pasal 13 UU Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 5 tahun. "Tiga tersangka ini, kami menerapkan pasal yang berbeda dalam kasus OTT ini," Karanya.

Diketahui, Hengki adalah  salah satu tersangka kasus OTT yang merupakan Kepala KSOP Ternate itu, akan mengemban jabatan baru dan telah melakukan serah terima jabatan (sertijab) sebagai Kepala KSOP Tenau Kupang Provinsi NTT pada 8 November 2017, dan sesuai rencana pada 10 November 2017. Dirinya juga akan melakukan Sertijab di Ternate, namun sayangnya nasib berkata lain, setelah Hengki tertangkap tangan dalam kasus OTT oleh pihak Dit Reskrimsus Polda Malut, Kamis (09/ 11/ 2017) pekan kemarin.(Shl)
Komentar

Berita Terkini