|

Diam-diam Utang DKP Malut Belum Lunas


Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Maluku Utara Buyung Rajiloen

SOFIFI, Brindonews com -  Diam-diam utang dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Provinsi Maluku Utara belum juga melunasi hutang tahun 2016 kepada pihak ketiga. Utang yang dimaksud itu antara lain, pengadaan bibit udang vanami senilai Rp 3. 528.404.000.00, pengembangan armada pole dan line fiberglass senilai Rp 6.497.400.000.00 dan pengembangan armada kapal penumpang fiberglass senilai Rp 1.378.650.000.00.

Dari ketiga aitem utang, kata Kepal Dinas Kelautan dan Perikanan Buyung Rajiloen dua item diantaranya sudah terbayarkan yakni pengadaan bibit udang vanami dan pengembangan armada kapal penumpang fiberglass dan sebagian di pengembangan armada pole dan line sehingga sisa utang yang belum terbayarkan pihaknya senilai Rp 2 Miliar lebih.

"Dari 3 kegiatan itu, yang dua kegiatan sudah terbayarkan tapi tinggal kegiatan armada pole and line saja yang masih tersisa pembayarannya yang sampai hari ini belum selesai sekitar 2 milyar lebih," ungkap Kepala DKP Malut Buyung Rajiloen saat dikonfirmasi, Selasa 21/11/2017.

Kata dia, mestinya utang tersebut sudah dibayarkan tahun 2016 akan tetapi saat itu tidak tersedia anggaran, akibatnya Pandapatan Asli Daerah tidak capai target. Dan itu harus dibayarkan pada tahun 2017. 

Dirinya mengakui, memasuki tahun 2017 pihaknya sudah mengajukan nota permintaan pembayaran sisa utang kepada Badan Pengelolaan Kuangan Pendapatan dan Asset Darah (BPKPAD) hanya saja sampai saat ini pihak BPKPAD tak kunjung merealisasikan usulan anggaran yang diajukan oleh pihaknya. Buyung juga meminta kepada wartawan media ini untuk melakukan konfirmasi kepada pihak BPKPAD yang di nahkodai Ahmad Purbaya.

"Kami sudah ajukan permintaan pembayaran tapi belum direalisasi oleh badan keuangan. Nanti bisa konfirmasi ke bpkad karena dari dinas sudah lama mengajukan tapi belum terealisasi hingga saat ini," cetus Buyung
Terpisah Kepala BPKAD, Ahmad Purbaya saat di hubungi beberapa kali via handphone ke nomor pribadinya 08123047XXXX tak dapat dihubungi alias di luar jangkauan.  (bud
Komentar

Berita Terkini