|

Terbongkar Lagi, Korupsi Anggaran Operasional dan Pemeliharaan Halsel Express

Kapal Halsel Express 01 
BACAN, BRINDOnews  - Kapal Motor (KM) Halsel Express 01 milik Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, terus menuai masalah. Selain kasus dugaan korupsi anggaran pengadaan yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 14,6 miliar pada 2006, kini muncul dugaan praktek korupsi anggaran operasional dan pemeliharaan kapal kurang lebih senilai Rp 2 miliar sejak 2014-2016. 

Anggaran ini dialokasikan melalui Dinas Perhubungan (Dishub). "Di tahun 2014-2016 Kapal Halsel Express 01 tak pernah beroperasi karena mengalami kerusakan, namun anggaran operasional dan pemeliharaan setiap tahunnya dibayarkan,"ujar Kadishub Halsel Soadri Ingratubun, Kamis (2/11/2017).

Ia menambahkan, anggaran operasional dan pemeliharaan tersebut dibagi ke dalam gaji Anak Buah Kapal (ABK) dan Bahan Bakar Minyak (BBM). Gaji 11 orang ABK itu bervariasi, berkisar antara Rp 3 juta sampai Rp 4 juta. "Zaman itu Kadishub masih dijabat Ahmad Rajak dan Samsudin," sambung Soadri.

Menurutnya, kasus tersebut baru diketahui setelah ia dilantik pada 2017. "Anggaran ini sudah saya pangkas, semua data sudah kami kantongi," imbuhnya.

Terpisah, politisi Partai Golkar Gufran Mahmud ketika dikonfirmasi tampak kaget. Ia mengaku baru mengetahui adanya dugaan korupsi anggaran operasional dan pemeliharaan kapal di tahun 2014-2016 lalu. "Kami akan secepatnya mencari tahu hasil temuan BPK-P. Jika ada dugaan korupsi maka akan dikawal hingga ke ranah hukum," tegas Gufran yang juga Ketua Komisi II DPRD Halsel. (Kitari Bumi)
Komentar

Berita Terkini