|

Polemik Antara Komisi III dan Disperkim Kian Memanas

Sahril : Uang Rakyat Jangan Asal Pakai 
Sekertaris Komisi III DPRD Malut Sahril Tahir
SOFIFI, BRINDOnews.com, Polemik ancam mengancam antara Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) dan Komsi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi maluku Utara makin memanas.

Meskipun ditantang Kepala Dinas Perkim dan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) dengan senag hati menerima. Kalau dinas mau lanjutkan silahkan saja, akan tetapi apabila bangunan tersebut gagal fungsi siapa yang akan bertanggungjawab.

Sekertaris Komisi III DPRD Provinsi maluku Utara Sahril Tahir kepada wartawan usai rapat dengar pendapat dengan mitra kerja di sekertariat DPRD Sabtu (7/10/2017) mengatakan,sikap komisi III untuk membatlkan proyek bangunan PKK tidak akan berubah. Sesuai hasil tinjauan dan fakta dilapangan, pihak kontraktor sudah bongkar sejak tiga hari lalu.

Kata dia, apa yang dikatakan kepala dinas Perkim Santrani Abusama itu betul, diamana Peraturan Presiden mengatur tentang cara pelelangan, akan tetapi komisi III tidak melihat itu. Permasalahanya letak bangunan yang masuk dalam rencana pembangunan di lokasi lingkar tugu jalan 40 itu tidak sesuai. Struktur bangunan mulai dari tiang dan sumuran 90 persen tidak lurus alias miring 5-20 derajat.

Lanjut dia, siapapun yang melihat kondisi konstruksi bangunan tersebut akan bingun, alasanya kenapa pondasi sumuran tidak lurus tegak.” Ini uang rakyat jangan asal pakai tanpa memikirkan kekuatan dan estetika bangunan.

“ Komisi III tetap konsisten akan menghentikan pembangunan Gedung PKK yang dibangun Dinas Perkim yang tidak sesuai dengan aturan Rancangan Tatat Ruang Wilayah (RTRW) Kota Sofifi, tegasnya. 

Terpisah Kadis Perkim Provinsi  Maluku Utara Santrani Abusama saat di hampiri awak media usai rapat Bersama Komisi III di kantor DPRD, malam tadi, tidak memberikan komentar.” Saya belum bias komentar, ungkapnya di hadapan wak media.(bud) 
    
Komentar

Berita Terkini