|

Dari 29 IUP, BLH Hanya Keluarkan Tiga Ijin


Foto Ilustrasi Pertambangan


SOFIFI,  BRINDOnews.com - Panitia Khusus (Pansus) Angket Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, mengaku selama ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara hanya mengeluarkan 3 izin Dokumen Analisisi Dampak Lingkungan (DLH) dari 32 ijin yag diterbitkan melalui surat keputusan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba. 

Masalah ini terbuka saat Pansus melayangkan panggilan kepada kepala DLH Ridwan Hasan untuk dimintai keterangan. Pernyataan kadis DLH saat pertemuan itu mengatakn menyangkut dengan kajian-kajian amdal dinas tersebut hanya membahas atau mengeluarkan tiga ijin usaha pertambangan, itu pun pada tahun 2012 masa kepemimpinan Taib Armain," ungkap Sharil, belum lama ini. 

Kata Sharil,  3 dokumen amdalanya di keluarkan yakni PT. Mega Haltim Mineral, PT. Halmahera Sukses Mineral dan PT Wana Kencana Mineral, sementara 29 IUP DLH tidak mengetahuinya dinas terkait  mengakui tidak ada analisi amndal yang di keluarkan selain ke 3 Ijin Amdal itu.

Lanjut Sahril, untuk memgetahui Ijin Amdal dari 29 Ijin Usaha Pertambangan tersebut, Pihak Pansus diminta DLH untuk mengkonfirmasi ke Kabupaten/Kota untuk mengetahui kebenaranya.

Kata berdasarkan undang-undang 23 tahun 2014 tentang pengalihan satatus yang dilimpahkan dari Kabupaten/Kota ke Provinsi harus disertai dengan dokumen-dokumen walaupun dokumen itu dari kabupaten/Kota. Pada saat peningkatan ijin dari eksplorasi ke ijin produksi seharusnya di terbitkan ijin Amdal yang terbaru, karena perubahan status volumenya,  (bud)
Komentar

Berita Terkini