|

17 SKPD Pemprov Malut, Abaikan Perintah Gubernur



Salah Satu Stang Milik Pemerintah Provinsi Maluku Utara Terlihat Kosong


BACAN, BRINDOnews.com – Sebanyak 39 Satuan Kerja Perangkat Daerah SKPD di lingkup Pemprov Malut yang di perintahkan ikut mengambil bagian dalam pergelaran East Indonesia Maritime Expo 2017 yang di pusatkan di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). 

Koordinator East Indonesia Maritime Expo 2017, Nirwan MT Ali, dihadapan wartawan Media BRINDOnews.com di lokasi Pameran, Kamis, (26/10/2017) mengatakan, sebagai koordinator langsung mengambil langkah untuk berkoordinasi dengan SKPD yang tidak ikut dalam ajang ekspo  namun sejau ini belum ada konfirmasi balik.
*      
"Saya sudah coba untuk mengambil langkah konfirmasi terkait dengan ketidak ikutsertaan mereka dalam expo ini,  sehingga pada saat ada pengunjung yang datang mempertanyakan beberapa SKPD itu saya bisa menjawab tapi sampai sekarang belum ada konfirmasi balik," ucapnya.
*      
Ditanyai terkait sangsi apa yang akan di berikan kepada 17 SKPD itu dirinya mengatakan, akan melaporakan langsung kepada Gubernur sehingga Gubernur dapat mengetahui ketidak ikutsertaan ke -17 SKPD itu,

"Soal sangsi nanti kita lihat, itu ada di tangan gubernur langkah-langkah apa yang akan diambil itu tergantung gubernur," cetusnya
*      
Sebanyak 17 SKPD yang tidak menjalankan perintah Gubernur diantaranya, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas ESDM, Dinas Kehutanan, Dinas Informasi Komunikasi dan Persandian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas pendidikan dan Pengajaran, Dinas Pemuda dan Olahraga, Badan Kepegawaian Daerah, BPKPAD dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Biro Hukum, Biro Umum, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Humas dan Protokol Setda Malut, Biro Pemerintahan, Kesejahteraan Setda Malut.
*      
Terpisah kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Malut Imam Makhdy kepada wartawan via handphone malam tadi, Kamis (26/10), mengatakan belum mengetahui akan adanya Ekspo tersebut. “ saya baru diberitahui H min dua kegiatan. Olehnya itu tidak ada kesiapan dari dinas.”

"Jauh-jauh hari seharusnya sudah diberitahukan ini sudah mines 1 baru di sampaikan sehingga kami tidak dapat melaksanakan itu"singkatnya, (bud)

Komentar

Berita Terkini