|

Utang Pemprov Malut Hoax


Papan Proyek Pekerjaan Dermaga Tepi Bajo Sangkuang

SOFIFI,BRINDOnews.com Pemerintah Provinsi maluku utara rupaya tidak memiliki niat baik untuk membangun daerah ini dan juga busa dikatakan hoax terkait dengan penjabaran utang, salah satu bukti yang saat ini bukan lagi rahasia umum. 

Proyek pembangunan Dermaga Tepi yang konon katanya masih tersandung hutang, akan tetapi saat Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malut melakukan kunjungan akhinya menemukan ada rekayasa hutang proyek tersebut. 

Sekertaris Komisi III DPRD Malut Sahril Tahir kepada wartawan Senin kemarin (18/9) mengatakan, proyek dermaga tepi Bajo Sangkuang Kabupaten Halmahera selatan itu sudah tidak ada lagi hutang, hal ini berdasarkan koordinasi antara Komisi III dan pihak ketiga yang ditunjung sebagai pelaksana pekerjaan proyek tersebut.

Material Proyek terbengkalai 


Pemprov sampaikan masih ada hutang, akan tetapi pihak ketiga mengatakan proyek itu sudah lunas. Ini berarti pemprov dengan sengaja melakukan manipulasi anggaran dan bisa dikatakan hoax untuk maelakukan rekayasa hutang.” Artinya mau bayar kepada siapa lagi, kalau pemerintah bilang itu masih utang.” 

Syahril menyebutkan, pemerintah mengatakan masih ada utang yang belum dibayarkan kurang lebih 7 miliar lagi dari total anggaran Rp 14 miliar, hal ini sesui dengan progres pekerjaan pada tahun 2016 kemarin kurang lebih hanya 53 persen . “Kita hanya harus bayar cukup 53 persen saja masa kita harus bayar Rp 14 miliar sekian , kan tidak masuk akal,” ujarnya.

Menurutnya, ada permainan yang coba dilakukan oleh pemerintah provinsi untuk merekayasa utang, entah dengan maksud apa,  pihak ketiga saja mengakui kalau mereka hanya mengerjakan proyek 53 persen saja. “Masa mereka melaporkan kepada DPRD ada utang, kami akan coret jika ada laporan yang masuk kalau pembangunan jembatn tepi masih ada utang,” ungkapnya. (reza)



 





Komentar

Berita Terkini