|

Tiga DPRD Sepakat Bentuk Forum Parlemen Segitiga Emas

Pertukaran Cendera mata antara DPRD Kota Tikep dan DPRD Kota Ternate di ruang rapat DPRD Kota Tikep.
TERNATE, BRINDOnews.com – Tiga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Provinsi Maluku Utara, diantaranya DPRD Kota Ternate, Kota Tidore dan Kabupaten Halmahera Barat sepakat akan membentuk Forum Parlemen Segitiga Emas. Hal ini di sampaikan dalam rapat kunjungan kerja (kuker) DPRD Kota Ternate ke DPRD Kota Tidore, Rabu (13/9) siang tadi di ruang rapat DPRD Kota Tidore.

Dalam rapat tersebut, disepakati dalam waktu dekat tiga pucuk Pimpinan DPRD dari tiga Wilayah ini akan bersama-sama leading sektor di masing-masing Bapedda, dan segera bertemu dalam satu forum untuk membahas kelanjutan program segi tiga emas. 

Sementara itu, kunjungan kali ini juga sebagai tindak lanjut terkait pelibatan tim asistensi dalam proses penyusunan Perda inisiatif DPRD Kota Tidore, serta kordinasi tindak lanjut persoalan program segitiga emas antara Kota Ternate, Kota Tidore dan Kabupten Halbar.

Kedatangan Ketua Bapemperda DPRD Kota Ternate Nurlaela Syarif ke DPRD Kota Tidore disambut langsung Wakil Ketua I DPRD Tikep, Mohtar Djumati dan Ketua Bapemperda serta Anggota DPRD lainnya.

Ketua Bapemperda DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif kepada media ini mengungkapkan, DPRD Tikep menyambut baik kunjungan ini. Menurutnya, selama ini lembaga DPRD hanya melakukan kunjungan ke luar Daerah seperti Ibu Kota Jakarta dan Pulau Jawa, tidak pernah terfikirkan kunjungan antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi Maluku Utara.

"Makanya Pimpinan DPRD Tikep dan seluruh anggotanya  memberikan apresiasi atas langkah Bapemperda Kota Ternate, dimana mau berkunjung ke Tikep guna menciptakan koordinasi,  harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan,” ungkap Nurlaela.

Nurlaela juga dijelaskan,  dalam pembahasan Prolegda dan pembahasan Ranperda, DPRD Tikep selama ini memanfaatkan tim asistensi dari Unkhair Ternate yang di pimpin oleh Rektor dan Jajarannya.  Dari sembilan usulan Ranperda inisiatif DPRD sudah selesai dibahas dan dalam saat ini masih dalam tahapan proses pengesahan. 

Sementara untuk Kota Ternate, dikatakan masih dalam proses pembahasan tujuh Ranperda inisiatif DPRD, dan masih menunggu beberapa Ranperda lagi dari penginisiatif karna ada yang belum memasukan penjelasan Draf Ranperda, seperti inisiatif Komisi III tentang Ranperda Pendidikan Diniyah dan Takmiliyah  yang sampai saat ini belum dimasukan draft usulan dan penjelasannya ke pimpinan DPRD Kota Ternate  sebagai bagian dari mekanisme pembahasan.  

"Pertemuan ini jika disepakati oleh seluruh unsur pimpinan DPRD, rencananya sebelum pembahasan KUA-PPAS tahun anggaran 2018, agar program dan kegiatannya bisa segera di implementasikan secara maksimal,” tutup Nurlaela.

Tak hanya itu, di penghujung pertemuan kedua lembaga DPRD tersebut, juga dirangkaikan dengan saling bertukar Cendramata. (rc)

Komentar

Berita Terkini