|

Pelanggaran Etik: Dua Pendamping Desa Dipecat



Kepala BPMD Provinsi Maluku Utara Mohtar Umamit

SOFIFI- BRINDONews.com- Pemecatan dua pendamping desa di Kabupaten Talibu karena terbukti melakukan pelanggaran kode etik, dimana mereka sengaja meminta uang kepada beberapa kepala desa yang ada di Taliabu. 

Kapala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Maluku Utara Mohtar Umamit kepada wartawan di ruang kerjanya Senin (21/8) mengatakan pemecatan yang diambil untuk mengukur kinerja para pendamping desa di Malut. Dua pendampig desa yang di pecat itu telah melakukan pelanggaran yang seharusnya tidak di lakukan, bahkan itu sudah menjadi keharusan. Pelanggaran yang dilakukan tidak bisa di tolelir.

"Dua orang pendamping yang di pecat di desa Bobong Kabupaten Pulau Taliabu  karena mereka telah melanggar kode etik tentang anggaran dana desa  dan itu wajib dii pecat," tegasnya.

Kata dia, alasan pemecatan terhadap dua pendamping desa yang di lakukan memliki bukti yang kuat, sebab selain meminta uang juga memiliki bukti lainya. " Memang itu ada larangan, dan itu sudah di atur dalam aturannya, kalau melanggar harus di pecat.

Menurutnya, pengawasan yang di lakukan ini, guna mengantisipasi adanya penyalahgunaan anggaran dana desa, sebab, pada tahun 2016 lalu Pemprov Malut sudah ada pemecatan,(reza)

Komentar

Berita Terkini