|

Komisi II : Wali Kota Harus Tegas

Mohdar Bailusy Anggota Komisi II DPRD Kota Ternate 

TERNATE, BRINDONews.com - Rendahnya capaian realisasi Pendapatan Daerah oleh Badan Pengelolaan Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD) Kota Ternate, mendapat tanggapan serius dari Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate. 

BPPRD dalam rapat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Tahun Anggaran 2017  di ruang kerja Komisi II DPRD, jalan Kalumata Puncak, Kecamata  Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara Senin (21/8) menyampaikan realisasi Pendapatan Daerah dinilai masih sangat rendah.

Pasalnya, realisasi Pendapatan Daerah hingga bulan Agustus ini baru mencapai 24 persen atau senilai Rp400 juta, sementara target dari BPPRD Kota Ternate untuk Restribusi Daerah tahun 2017 ini senilai Rp3,5 Miliyar. 

“Seharusnya di bulan ke 8 ini capaiannya suda bisa berkisar di anggka 60 sampai 70 persen. Dibandingkan pada tahun 2015 lalu target Restribusi Daerah untuk parkir tepi jalan umum senilai Rp1,5 miliar bisa tercapai, padahal sudah tiga tahun ini jumlah kendaraan di Kota Ternate mengalami peningkatan,” ungkap Mohdar Bailusy Anggota Komisi II DPRD Kota Ternate usai rapat.

Dilanjutkan, dirinya menyikapi, hal ini jagan menjadi pemakluman setiap saat, harus ada tindakan tegas dari Wali Kota dalam mengevaluasi setiap SKPD yang tidak mencapai target. “Dari sisi pajak daerah kita masih baik, tapi restribusi daerah kita sangat buruk,” tandas Mohdar.

Dia juga menyarankan, jika potensi loos inggin ditekan, maka harus dilakukan elektronisasi terhadap pemungutan parkir agar pengelolaannya di lapangan lebih transparan. (rc)

Komentar

Berita Terkini