|

Kapolda Malut Sidak Gudang Bulog Ternate


Ternate, BRINDONews.com - Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara, Brigjen Pol Achmad Juri, menggelar Inspeksi Mendadak (sidak) ke gudang Bulog Ternate, Lingkungan Skep, Kelurahan Salahudin, Kecamatan Ternate Tengah, Rabu (23/8/17).

Inspeksi Kapolda ke Perum Bulog Ternate dengan didampingi Direktur ESDM Polda Malut, Kasat Brimob Polda Malut, Irwasda Polda Malut, Kabid Humas Polda Malut dan Kapolres Ternate.

Orang nomor satu di tubuh Polda Maluku Utara ini untuk memeriksa ketersediaan stok beras menjelang Hari Raya Idul Adha, serta memeriksa lonjakan harga dan penimbunan. 

“Kita harus memastikan ketersediaan Stok beras serta kestabilan harga,  ini kan menjelang  hari Raya Idul Adha, jadi ketersedian stok itu harus cukup dan harga pun terjangkau.” Ujar Kapolda.

Inspeksi ini, menurutnya, untuk memeriksa ketersediaan beras serta memastikan bahwa tidak ada lonjakan harga beras menjelang Hari Raya Idul Adha, “ini adalah instruksi Kapolri,” singkat Kapolda.

Lanjut Kapolda, Untuk Ketersediaan beras di gudang Bulog Ternate ini mencukupi sampai tiga bulan kedepan. Tidak Hanya beras Bulog yang tersedia, akan tetapi Perum Bulog  juga meyiapkan stok gula dan bawang putih yang cukup untuk mendukung kebutuhan pokok masyarakat Maluku Utara. 

Kapolda juga menegaskan, kedapatan ada penimbunan beras, maka petugas kepolisian akan  memproses Hukum sesuai undang-Undang yang berlaku.

Dilanjutnya, kalau ada penyimpangan-penyimpangan, pasti diterapkan prosedur untuk penegakan hukum, untuk itu Polda Maluku Utara  juga turut serta menjaga kestabilan harga dan ketersedianaan beras di Perum bulog untuk mengantisipasi adanya penimbunan beras. “Kami akan melakukan pengawasan dengan petugas yang sudah di bentuk yaitu Satgas Angan.” Tantas Kapolda.

Sementara Itu, Kasi Pelayanan Publik Perum Bulog Ternate, Malik Abdul Wahab menambahkan, untuk ketersediaan disini, ada Beras Kesejahteraan Masyarakat atau Rastra, khusu di Gudang Perum Bulok Ternate. “Ada sebanyak 2000 ton lebih dan sementara ini beras yang masih berada di kapal sebanyak 1.800 Ton lebih.” Katanya.

Malik menambahkan, kualitas beras rastra yang ada di perum Bulog ini memiliki kualitas medium atau beras yang terbaik, dengan harga yang terjangkau, yakni satu kilo beras rastra seharga Rp1.600 rupiah.

Lanjut Malik, tidak hanya ada ketersedian  beras, tetapi juga ada ketersedian Gula dan Bawang Putih. Ketersedian gula yang berada di gudang sebanyak 300 ton dengan harga jual senilai Rp12.500 per kilo, sementara ketersedian Bawang putih 13 Ton dengan harga jual Rp25 ribu rupiah. Tuntasnya (sr)

Komentar

Berita Terkini