|

Tiga Hari Omset Pedagang di Ternate Menurun

Pedagang di pasar higienis,  Kota Ternate (foto : rico)

Ternate, Brindonews.com – Meningkatnya curah gujan di Kota Ternate selama beberapa hari ini  mempengaruhi pendapatan sejumlah pedagang di Pasar Higienis, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Sejumlah pedagang mengakui pendapatannya menurun drastis karena kurangnya pembeli yang berkunjung di pasar, hal ini diduga disebabkan hujan yang melanda Kota Ternate selama tiga hari berturut-turut, mulai dari Selasa sampai Kamis 20 Juli 2017.

Kader (46), salah satu pedagang sembako kepada media ini, Jumat (21/7) mengatakan bahwa pendapatannya menurun selama beberapa hari ini.  “Biasanya pendapatan saya dalam sehari berkisar mulai dari Rp600 ribu hingga Rp700 ribu, namun sudah tiga hari ini semenjak hujan deras turun menjadi 180 ribu per hari,” tuturnya.

Tak hanya pedagang sembako yang mengeluhkan pendapatannya, tukang ojek dan sopir anggkot juga mengalami nasib serupa, bahkan ada yang kekurangan uang setoran akibat kurangnya penumpang. “Biasanya dalam sehari jika cuacanya bagus pendapatan kami berkisar Rp50 ribu hhingga Rp150 ribu, tapi suda tiga hari ini turun menjadi Rp30 ribu, itupun harus dipaksakan”, unggkap Ridwan (24) salah satu tukang ojek.

Selain tukang ojek dan pedagang sembako, ada juga sopir angkot yang hanya bisa memperoleh uang setoran dan pulang ke ruma dengan tangan kosong, hal ini di alami oleh Trisno (80), salah satu sopir angkutan umum pangkalan Gamalama dengan rute Ternate Selatan. "Suda tiga hari ini, pendapatan saya menurun drastis karna banyak mahasiswa yang libur, ditamba hujan deras jadi harus sabar mencari penumpang,” terangnya. (rco)

Komentar

Berita Terkini