|

Kapolda Komitmen Barantas Korupsi dan Narkoba di Malut

Kapolda Malut, Brigjen (Pol) Achmat Juri
TERNATE, Brindonews.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kalpolda) Maluku Utara (Malut), Brigjen (Pol) Achmat Juri, Senin (17/7) pukul 10:00 WIT mengunjungi Kejaksaan Tinggi ( Kejati) Malut dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Malut.

Kunjungan Kapolda Malut di dua instansi merupakan agenda kerja minggu pertama. Pada kunjungannya ke Kejati Malut, Kapolda disambut langsung oleh Kepala Kejati Malut beserta jajarannya.

Selain itu, pertemuan yang dilangsungkan bersama Kejati Malut selama satu jam itu selain agenda silahturahmi, juga membahas sejumlah kasus korupsi yang diduga menumpuk dan tidak terselesaikan.

"Sesama lembaga hukum, pentingnya penguatan kerjasama dalam rangka penyelenggaraan hukum yang profesional dan mandiri," ungkap Kapolda.

Menurut Kapolda, pihaknya akan menindaklanjuti berbagai kasus yang ditangani Polda Malut, seperti kasus korupsi yang melibatkan pejabat di daerah, sebab pihaknya akan mendorong kasus korupsi yang belum dituntaskan agar secepatnya disidangkan di pengadilan tindak pidana korupsi bila sudah memenuhi alat bukti yang cukup. "Kita bisa pastikan kasus korupsi itu akan bisa maju. Kalau alat bukti dan pebuatan itu ada maka itu pasti akan cepat naik," Tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Malut saat mengunjungi BNNP Malut pada pukul 11: 10 WIT guna  membahas persoalan Narkoba. Dihadapan Kepala BNNP, Richard Naiggolan, Kapolda mengungkapkan pihaknya berharap agar sinergitas dan kerjasama menangani masalah narkoba di Maluku Utara terlaksana dengan baik, sebab Kapolri sangat menekankan agar memerangi narkoba. “Wajib tindak tegas kepada siapa saja yang terlibat narkoba termasuk anggota Polri,” tandasnya.


Kapolda menambahkan, pemasalahan narkoba harus diselesaikan secara terpadu dan melibatkan seluruh komponen, dan Polda Malut melalui direktorat narkoba bekerjasama dengan BNN Malut secara intens agar melaksanakan pencegahan maupun pemberantasan narkoba. “Harapan kami agar pencegahan dan pemberantasan narkoba semakin maju, gencar dan masif dilakukan," tuntasnya. (sr)
Komentar

Berita Terkini